Friday, December 4

Scalping Trader Sukses ini Bisa Jadi Panutan Anda

Scalping merupakan teknik yang dikenal dengan istilah membuka dan menutup posisi dalam waktu yang sangat singkat dan menghasilkan keuntungan yang kecil. Meski profit kecil di setiap posisi, namun jika Anda membuka dan menutup posisi berkali-kali, Anda pasti akan mendapatkan profit yang besar. Teknik perdagangan ini mungkin sangat populer di kalangan pedagang. Dikatakan broker forex terbaik ini karena scalping dianggap teknik yang cukup aman untuk menghasilkan profit. Trader yang suka dan sering menggunakan teknik ini biasa disebut dengan scalping trader. Nah, berikut beberapa trader scalping sukses yang bisa Anda jadikan panutan.

Paul Rotter adalah salah satu pedagang profesional paling sukses di dunia perdagangan. Kesuksesan Paul Rotter dalam dunia perdagangan dimulai ketika, bersama Kinski, salah satu temannya membuka Greenhouse, sebuah perusahaan keuangan. Modal awal adalah $ 526.000 dan hanya dalam tiga bulan Greenhouse menghasilkan keuntungan sebesar $ 6,5 juta pada tahun 2003.

Seorang pialang London menyatakan bahwa salah satu klien yang mampu membukukan volume perdagangan tertinggi selama 8 tahun berturut-turut adalah Paul Rotter. Pedagang ini menghasilkan rata-rata 3 juta lot perdagangan per bulan. Dari sini Paul dapat memesan $ 65-78 juta setahun.

Rahasia kesuksesan Paul Rotter adalah seorang guru atau tokoh inspiratif yang secara tidak langsung memberinya contoh nyata dalam berdagang. Saat Paul Rotter bekerja di Bank of Japan, ia bertemu dengan pedagang terkemuka yang selalu menghasilkan untung besar. Di sinilah Paulus mulai belajar bagaimana berdagang dari pedagang kepala ini.

Dalam setiap operasionalnya Paul Rotter selalu menerapkan money management. Intinya adalah itu bisa bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dan membatasi kerugian. Selain itu, yang membedakan Paul dari trader lain adalah kemampuannya untuk bertindak agresif, seperti mengubah posisi dengan cepat untuk mendapatkan momentum positif. Ia bahkan berani mengambil resiko yang lebih besar. Gaya trading inilah yang membuatnya menjadi trader scalping legendaris. Keberhasilannya menerapkan gaya trading scalping menjadikannya salah satu trader tersukses.

Richart J. Dennis adalah spekulan komoditas yang pernah dikenal sebagai pangeran pit. Ia lahir di Chicago pada Januari 1949 dan memulai karir perdagangannya pada awal 1970-an dengan meminjam $ 1.600. Uang tersebut berhasil diubah menjadi $ 200 juta dalam 10 tahun. Dalam karir komersialnya, tentunya tidak selamanya menguntungkan. Pada tahun 1987 Richart J. Dennis mengalami kerugian, meskipun ia mengalami trauma dan pensiun dari bisnis selama beberapa tahun.

Setelah itu Richard mencoba bangkit untuk berbisnis, dari sinilah ia mulai berhasil dan pulih dari krisisnya dengan teknik scalping-nya. Richard berbeda dengan scalping trader lainnya karena walaupun sangat menyukai teknik scalping, dia tidak fokus pada teknik-teknik tersebut saja. Richard J. Dennis adalah tipe trader jangka pendek hingga menengah, bahkan sering membuat posisinya dalam bentuk piramida.

Edwin Shin adalah pedagang sukses dari Korea Selatan. Shin memulai bisnis sejak dia bersekolah sendiri. Awalnya, ketika Shin memulai trading dengan akun real dia sering mengalami kerugian. Namun dari kerugian dan kesalahan tersebut, ia mulai belajar untuk lebih berhati-hati dalam berdagang. Shin selalu sadar akan apa yang terjadi di pasar dan selalu berusaha mencari peluang bagus.

Awal karir tradingnya juga diawali dengan strategi scalping. Untuk mempelajari strategi ini, Shin membutuhkan waktu untuk menguasainya. Setelah mempelajari strategi ini, dia berhasil mendapatkan $ 1000 dolar dalam satu hari. Kunci sukses dalam menggunakan strategi scalping adalah dengan selalu memperhatikan pasangan mata uang yang dipilih. Selain itu, dia selalu memperhatikan berita dasar. Ini karena teknik scalping yang sama ini adalah teknik yang bagus ketika pasar sedang tenang dan tidak ada yang baru. Di usia 27 tahun, dia sekarang menjadi trader sukses dengan strategi scalping.